Al-Biruni

973 – 1050 CE

Al-Biruni

01

Pendahuluan

Pendahuluan

Abu Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni (973–1050 M) adalah cendekiawan Khawarizm dan polimatis yang memberikan kontribusi luar biasa pada astronomi, matematika, etnografi, dan ilmu alam. Ia dianggap sebagai salah satu cendekiawan terbesar dunia Islam abad pertengahan.

Al-Biruni dibedakan oleh pendekatannya yang sangat objektif dan ilmiah dalam mempelajari budaya lain, terutama karyanya yang terobosan tentang peradaban India.

02

Kehidupan Awal

Kehidupan Awal

Al-Biruni lahir pada tahun 973 M di Kath, ibu kota dinasti Afrighid di Khawarizm (Uzbekistan modern). Ia menunjukkan bakat luar biasa sejak muda, mempelajari matematika dan astronomi di bawah cendekiawan lokal.

Gejolak politik di Khawarizm memaksanya untuk banyak melakukan perjalanan, yang akhirnya membawanya ke istana Mahmud dari Ghazni.

03

Kontribusi

Kontribusi

Karya agung al-Biruni, 'Tarikh al-Hind' (Sejarah India), adalah studi yang sangat objektif dan komprehensif tentang budaya, agama, filsafat, dan sains India.

Ia menghitung jari-jari Bumi dengan akurasi luar biasa menggunakan trigonometri dan pengamatan dari puncak gunung — hasilnya hanya selisih 1% dari nilai modern. Ia juga menulis secara luas tentang mineralogi, farmakologi, dan astronomi.

04

Warisan

Warisan

Al-Biruni dirayakan karena metodologi ilmiahnya dan objektivitas luar biasa dalam mempelajari budaya yang berbeda dari budayanya sendiri. Pendekatannya terhadap agama komparatif dan etnografi melampaui zamannya berabad-abad.

Perhitungan astronomi dan karya geografinya berkontribusi signifikan pada kemajuan bidang-bidang ini.